Denpasar – Sinergi antara dunia perguruan tinggi dan sektor industri digital kembali diperkuat di Bali. Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali menyatakan komitmen penuhnya untuk mendukung pengembangan platform transportasi digital berkelanjutan, TRIHITA (Transportasi Hijau Terintegrasi Berbasis Desa Adat).
Langkah kolaboratif ini mengemuka saat Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan, menerima kunjungan resmi dari General Manager PT Sentrik Persada Nusantara, Kadek Pande Yuliasanjaya, di Ruang Rektorat, Selasa (1/9/2026). Pertemuan strategis tersebut menjadi wadah sinkronisasi riset perguruan tinggi dengan kebutuhan implementasi teknologi di lapangan.
Inovasi Teknologi Berkarakter Lokal
Dr. Dadang Hermawan menegaskan bahwa lanskap kemajuan teknologi di Pulau Dewata semestinya memiliki diferensiasi yang kuat dibanding daerah lain. Menggabungkan konsep transportasi ramah lingkungan (green mobility) dengan tatanan sosial desa adat dinilai sebagai langkah visioner yang relevan bagi masa depan Bali.
Menurutnya, integrasi teknologi modern tanpa mencabut akar kebudayaan lokal akan melahirkan cetak biru baru bagi pembangunan ekonomi daerah yang mandiri dan berdaya saing.
Optimalisasi Talenta Digital dan Riset Terapan
Sebagai pionir institusi pendidikan tinggi bidang teknologi informasi di Bali, ITB STIKOM Bali memposisikan diri sebagai mitra strategis untuk memperkuat keandalan sistem aplikasi TRIHITA. Kadek Pande Yuliasanjaya memaparkan bahwa kemitraan ini menitikberatkan pada perpaduan kekuatan kedua belah pihak:
-
Penyediaan Talenta Digital Kampus: Melibatkan sivitas akademika ITB STIKOM Bali dalam rekayasa perangkat lunak, evaluasi arsitektur sistem, keamanan platform, hingga dukungan riset akademis.
-
Kolaborasi Data Industri: Mengawinkan basis riset kampus dengan data pasar riil, produk aplikasi, serta modal usaha yang dimiliki PT Sentrik Persada Nusantara untuk menciptakan ekosistem digital yang teruji dan adaptif.
Diskusi teknis yang berlangsung membuka berbagai informasi baru terkait optimalisasi sistem, performa aplikasi, serta keandalan layanan digital yang siap menyokong mobilitas hijau terintegrasi di Pulau Dewata. Diskusi yang penuh dengan suasana keakraban diakhiri dengan kegiatan foto bersama.



